Friends

like this yoo

Pembangkit listrik tenaga angin

Sejarah Tenaga Angin

Awal tahun 5000 S.M, tenaga angin mulanya digunakan untuk membantu pelayaran kapal-kapal di sekitar Sungai Nil.
Pada 200 S.M, penciptaan :
  (i)  kincir angin sederhana di China
   - mengalirkan air
  (ii)  kincir angin paksa menegak dengan bilah kipas dari bambu di Timur Tengah dan Persia
   - menumbuk biji gandum 
Akhir kurun ke-19, teknologi kincir angin digunakan di Eropa untuk:
  (i)  mengalirkan air untuk kegunaan di ladang-ladang  ternakan dan gandum.
  (ii)  menghasilkan tenaga elektrik untuk kegunaan penduduk dan kawasan industri.
Awal tahun 1890, turbin angin telah diciptakan di Denmark bagi menggantikan penggunaan kincir angin yang berukuran kecil dalam penghasilan tenaga elektrik. 
Pada 1940, turbin angin (1.25 MW dengan kelajuan angin 30 mpj) mula beroperasi di puncak Gunung Vermont dengan tujuan untuk mengalirkan tenaga listrik ke rangkaian pengguna. 
Teknologi penjana turbin angin mula diberi perhatian sekitar tahun 1970 (selepas perang dunia ke-2) akibat daripada kenaikan harga bahan bakar fosil

Asal Agin
Angin berasal dari pemanasan atmosfer Bumi oleh matahari, putaran dan bentuk muka
Bumi yang tidak merata, sehingga menghasilkan tekanan-tekanan yang berbeda-beda

PROSES PEMBANGKITAN TENAGA ANGIN/BAYU (PLTB) 

*Angin melalui turbin angin dan menghantam sudu kipas.
*Prinsip kerja bagi sebuah turbin angin adalah bertentangan dengan prinsip kerja sebuah
  kipas angin.
  Kipas Angin   :  Tenaga elektrik menjadi angin
  Turbin Angin :  angin menjadi Tenaga elektrik
*Hantaman angin pada sudu turbin akan memutarkan aci (shaft) yang tersambung kepada
  penjana dan tenaga listrik akan dihasilkan.
Gambar Skema






Komponen dan fungsi turbin angin
Anemometer : Mengukur kelajuan angin.
Sudu (blades) : Bilangan 2 atau 3 bilah (baling-baling).
Add caption
Rem : Menghentikan rotor.
Controller : Start mesin: 8-16 mph (kecepatanangin)Stop mesin: 65 mph.
Gear box : putarankecepatanrendahputarankecepatantinggi. Meningkatkankadarputaran:
                30/60 rpm – 1200/1500 rpm
Rotor : Hub + sudu(blades)
Menara tower : Kecepatananginbersesuaiandgntinggimenara
Wind vane : Menentukanarahanginsupayaorientasiturbinselarasdenganarahangin.
Generator : Menghasilkan arus listrik
Nacelle : Melindungi komponen turbin

Jenis -jenis turbin angin
1. Turbin Angin sudu melintang (upwind)
Ciri-ciri:
*Sudu mengadap arah angin
*Sesuai untuk generator yang kecil
*Alat pelindung mudah dibuat


2. Turbin Angin sudu melintang (downwind)
Ciri - ciri
*Bilah membelakangi arah angin
*Sesuai untuk generator yang besar
*Sudu diciptakan melengkung untuk melindungi angin kencang
*Angin dihadang oleh tiang


3. TURBIN ANGIN SUDU MENEGAK (DARRIEUS)
*Dalam  keadaan terbuka dan bilah akan berputar sehingga kecepatan
kritikal dicapai.
*Bilah akan berbentuk seperti aerodinamik di mana kecepatan putaran
sudu melebihi kecepatan angin.




Tenaga angin
KELEBIHAN
* Bersih dari pencemaran
* Murah: 4-6 sen per KWJ
* Tidak bising: 42-43 dB 
KEKURANGAN
*Harga: persaingan dengan sumber konvensional
* Tidak bisa disimpan tanpa bateri
* Daya listrik yang dibangkitkan tidak memenuhi   permintaan pengguna
* Lokasi: jauh daripada tempat pengguna

Sekian pembahasan saya mengenai PLTB kali ini, jika membutuhkan file power pointnya bisa di
download disini
jika bingung mendownloadnya lihat panduan disini
jangan lupa memberi sumber jika ingin mengkopiy paste,, sekian terimakasih ,,,
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
Judul: Pembangkit listrik tenaga angin
Ditulis Oleh sulis tiyono
Jika copy paste harap sertakan alamat kami Pembangkit listrik tenaga angin ini. Sesama blogger mari saling menghargai. Salam Damaiku

1 comments:

Mau tahu juga cara kerja Heat Exchanger kunjungi www.dianheatexchanger.blogspot.com

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More